Posted by: zeetea | June 3, 2012

Supernova dan saya

Lihat kapan terakhir kali saya posting di blog ini? Lebih dari 3 tahun yang lalu. Blog yang mulanya hanya menampung tulisan – tulisan saya di sebuah forum internet. Supernova membawa saya kembali menulis hal – hal di luar pekerjaan.

Seri Supernova: Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh terbit ketika saya SMA. Buku itu milik teman sekelas saya, yang saya pinjam karena bosan mendengarkan guru saya. Saya langsung terbuai dengan kalimat – kalimat (puisi?) Ferre. Otak saya waktu itu – hingga kini :p – tidak  bisa mencerna semua omongan Ruben, sehingga saya selalu skip halaman – halaman Ruben. Saya pikir, cerita ini sudah selesai. Rana kembali kepangkuan suaminya, Dimas dan Ruben menemukan Avatar. Waktu tahu KPBJ disandingkan dengan Dunia Sophie, kening saya mengkerut. Kalau kata lebay sudah ditemukan waktu itu, saya pasti bilang “Lebay deh”

Saya tidak tahu Akar terbit sampai menonton infotainment tentang protes salah satu organisasi memprotes cover buku Dewi Lestari yang baru. Saya tercekat. Ceritanya belum selesai ternyata. Saya tidak mendapatkan buku dgn cover kontroversial tersebut, cover yg saya dapat bolong di tengah yg menurut cuap – cuap penerbit di dalamnya, untuk ditempeli foto  saya 🙂  Saya tak akan berbicara banyak tentang Akar selain seri inilah yang paling sering saya baca berulang kali dibandingkan seri Supernova lainnya.

Petir muncul tak diduga. Dalam kunjungan bulanan saya ke toko buku, disitulah dia tergeletak. Karena belum pernah ke Bandung, rasanya asing dengan setting dan bahasa yg sering muncul di halaman – halamannya. Elektra itu membumi. Saya dan anda mungkin tidak tahu kalau sedang satu angkot dengannya.

Selama 8 tahun saya bertanya – tanya, apakah Bong akan kehilangan Bodhi? Lalu saya menemukan Dewi Lestari dalam wujud virtual, @deelestari Tujuan utamanya hanya untuk tahu kapan Bodhi akan bertemu Elektra? Berhasilkah Bong menyembuhkannya? (sudah saya bilang belum Bodhi itu segalanya saya?) Tapi yg ada hanya tentang buku – buku Dewi yang lain. Saya tak tertarik dengan karya Dewi yang lain. Betul saya punya novel Perahu kertas, karena begitu gilanya Twitter tentang novel ini, sekali saya membacanya setelah itu hanya tertumpuk manis. Betul saya menyukai seluruh lagu di album Rectoverso namun tak pernah membaca bukunya. Dan saya tak pernah membaca Filosofi Kopi atau Madre. Bagi saya Dewi Lestari itu Supernova. Tak ada yang lain.

Partikel hadir, tak seperti seri lainnya yg hadir begitu saja, saya bergegas mencarinya. Tiga kali saya ke toko buku sejak Partikel diluncurkan hanya mendapati distribusinya belum sampai ke kota saya. Di timeline saya bertebaran segala review, saya bertahan untuk tidak mengklik link2 tersebut. Saya tak mau memiliki ekspektasi berlebihan pada hal yang datang kembali setelah 8 tahun pergi.

Kira – kira 2 bulan sejak Partikel menghuni meja saya, plastik pelindungnya pun belum saya buka. Saya memutuskan membaca kembali seri pendahulunya yg dicetak ulang sebelum membuka Partikel. Di KPBJ saya masih skip halaman – halaman Ruben. Saya tersentak ketika ilustrasi2 tattoo di Akar diganti. Saya tidak tahu maksud Dewi mengubah ilustrasi tersebut. Bagi saya, Tree of Life bukan itu – setelah membaca Partikel saya baru paham kenapa ilustrasinya diganti 🙂 – Petir kembali hadir dalam kesederhanaannya yg arif.

Hari ini saya menghabiskan kurang dari 3,5 jam untuk menuntaskan rasa penasaran selama 8 tahun. Begitu saya menutup halaman terakhir Partikel, hanya menulis posting ini yg saya tahu.

Esensi Partikel sama dengan 3 buku pendahulunya. Pencarian panjang akan sesuatu. Sesuatu yang mungkin juga tidak diketahui oleh tokoh di dalamnya, tapi mereka harus menemukannya. Dalam pencarian mereka itulah Dewi memasukkan materi – materi yang bahkan tak pernah saya dengar sebelumnya. Tanpa materi – materi tersebut, ke empat seri Supernova saya kira hanya akan mempunyai satu benang merah: berkisah tentang cinta platonis masing – masing tokoh utamanya.

Membaca materi yg disisipkan Dewi dalam Partikel untunglah tidak serumit ketika saya membaca materi di KPBJ, setidaknya tidak ada halaman yg saya skip ketika materi tersebut muncul. Saya tidak serta merta ingin ke Tanjung Puting, tidak bertanya2 Bukit Jambul itu dimana, atau mendalami fotografi . Materi itu hadir dan saya menikmatinya sebagai bagian dari proses pencarian Zarah.

Pada akhirnya, Zarah adalah salah satu dari Batu yang diselipkan pria berponcho kepada Gio, kuncinya menemukan Diva (diakah Ishtar Summer?) Saya menanti Zarah bertemu dengan Bodhi dan Elektra. Mungkin mereka bertiga akan bertemu Diva, dan tokoh Gelombang yang sudah disebutkan Dewi di salah satu cuap2 penulis Supernova terdahulu – hilang karena hidup saya nomaden atau tersuruk di rak teman yg meminjam tanpa mengembalikan –

Saya membayangkan mereka bertemu di puncak Bukit Jambul, dan membuka portal yang akan menuntun mereka menemukan sesuatu yang hilang. Dan ketika mereka menemukannya, saya akan tahu apakah Zarah benar bahwa manusia dirancang untuk terluka.

Dewi mengatakan menantikan Gelombang tidak akan selama menantikan Partikel. Hati saya tenang ketika dia mengkicaukan ini. Rasanya hidup bisa berlanjut dengan damai.

 

PS: Ilustrasi covernya memiliki pola. Seakan – akan bisa melihat cover buku ke 5.

 

Posted by: zeetea | March 12, 2009

Sakit Perut-nya SBY

Tadi pas nonton tivi sebelum mereka mengalihkannya pada sinetron “yang berarti harus mundurnya saya ke benteng Alamo”  saya nonton berita yang menyatakan SBY sakit perut waktu kunjungan ke Makassar. Katanya sih asam lambung beliau naik :D. Selidik punya selidik katanya karena abis makan di rumah dinas dirut PT Semen Tonasa, namun pak Andi Mallarangeng tidak mau berkomentar lebih lanjut. Itu kan katanya? Kalo kata Yujitea?

Kalo kata saya, pak SBY ni sakit perut karena stress.Hehehehe,,,, Istilah psikologinya SOMATISASI. Iya, sebab partner kerjanya  sedang melangsungkan pertemuan dengan orang yang ia “tusuk dari belakang”. Apalagi ini pertemuan antara Ketua Umum partai PEMENANG PEMILU 1999 dan 2004. Hebatnya lagi, yang tadi di korek Najwa Shihab dari Taufik Kiemas “Pertemuan ini lebih dari sekedar ijab kabul”. Jadi sah sudah GOLKAR BERKOALISI DENGAN PDIP bahkan sebelum pemilu legislatif berakhir apalagi dimulai!!!

 Saya mungkin hanya pengamat amatir plus pemula ya, tapi saya kok menyayangkan hal ini? Apalagi ini keluar dari bibir Surya Paloh saja, bukan berarti mewakili seluruh Golkar kan? karena KATANYA Golkar itu ada banyak faksi di dalamnya. Jadi bisa dibilang ini ga sah kan? Manuver politk negeri ini tiada habisnya,,, Apa ga belajar ya dari tahun 2004? Atau mungkin karena sudah belajar dari pengalaman itu jadi sudah tau rapuhnya disebelah mana saja?

 Tapi lucu betul pertemuan para KETUM ini. Tadi ngeliat kontrak politik itu sepertinya sudah disiapkan sebelumnya, di print bagus2 sekalian di laminating. Kirain pas wacana ini mengemuka awal minggu ini, pertemuan ini mirip2 pertemuan JK dan HNW waktu itu tuh,,, Ternyata,,,

Yang lebih lucu lagi, selain SBY yang sampai sakit perut gara2 pertemuan ini “Ah,, itu bisa2nya dek Yujitea  saja :D” PKS pun bereaksi, dan terdengarlah suara hati PKS yang selama ini “bermain aman”. Ketua DPP PKS, Zulkiflimansyah  “dapil banten 2 kalo ga salah berarti benar” PKS itu maunya berkoalisi dengan Demokrat, SBY dipasangkan dengan HNW. Berarti lagi, menurut dek Yujitea, belum bertemunya PKS dan Demokrat lebih disebabkan karena PKS ingin SAVE THE BEST FOR LAST.

So,,, Kembali ke sakit perutnya SBY… Semoga cepat sembuh Pak 😀

Posted by: zeetea | February 15, 2009

Benar Benar Membangun

I have a date with one tv show every single week for past three years. Not that i watched every single episodes of it, but i watched enough to fall in love with it. Acara ini satu2nya alasan kenapa saya tidak membanned tivi di rumah. Well ada di beberapa post sebelumnya kenapa saya ga suka nonton tivi.

Aneh ya? Kok bisa sampai sebegitunya? Bagi saya, acara ini adalah satu2nya acara yang saya sebut edutainment. Di satu sisi guyonan mereka buat saya tertawa, satu sisi2 saya mengangguk2 setuju dengan sindiran2 mereka, di lain pihak secara ga langsung mereka mengajari saya ilmu politik. Saya mulai belajar politik tahun 2004 secara otodidak. Lalu i found this show, and the rest is history to me Dan acara ini satu2nya acara, selain program berita, yang saya anggap tidak termasuk dalam program pembodohan bangsa malah sebaliknya, mereka sedikit banyak mencerdaskan bangsa.

Saking jatuh cintanya, acara ini pernah buat saya patah hati 3 kali karena berhenti tayang di 3 stasiun tivi berbeda. Alasan berhenti tayang idealis sebenarnya, itu mungkin bisa saya maklumi. Apalah artinya seniman dan edukator tanpa prinsip yang tegas?? Saya mencoba membuka hati untuk tv show lainnya yang sejenis *yang dipioneri mereka tentunya* tetap saja ga bisa menggantikan mereka.  Saya kira mereka akan bertahan selamanya di ANTV. Eh..Setelah tayang episode terakhir secara live di istana wapres, its dissapear again. Saya betul2 ga bisa menahan kekecewaan saya. Pernah ga patah hati sampai berkali2 kayak saya?

 Kali ini mereka kembali tayang, di stasiun tivi lain tentunya. Saya membaca press release yang dikeluarkan oleh RCTI, setelah menyaksikan iklan mereka disudut tivi.

Tapi saya kali ini ga berharap banyak.

 Takut patah hati lagi.

Saya harap mereka Benar Benar Membangun hati saya kembali.

Kayaknya saya harus segera berlangganan indovison. Mencari acara baru yang pantas ditunggu setiap minggu. Daripada menanggung kekecewaan yang teramat sangat karena hubungan putus nyambung begini.

 

 

 

PS.

Matilah saya. Setelah saya baca ulang kayaknya saya mengcompare acara ini dengan hubungan kekasih (ngedate,jatuh cinta, patah hati, putus nyambung).

OMIGOD.

Its not good!!!!!!!!!

 Betul2 harus berlangganan tv berbayar *Kompas banget..:)*

Posted by: zeetea | February 4, 2009

Membudayakan Kalah

Kapan politisi di negeri ini bisa legowo kalau kalah? Saya merujuk pada pasangan KAJI yang sekarang setelah dilakukan pemilihan ulang di Madura, perolehan suara mereka tidak signifikan lalu kembali ke MK. Oleh MK gugatan mereka di tolak eh, sekarang mereka mengambil jalur pidana. Pilkada yang berlarut2 seperti ini juga terjadi di sulawesi sana. Yang ini malah suasana politisnya kental sekali mengingat sang ketum yang notabenenya wapres itu ikut bersuara. Syukurlah sekarang Yasin Limpo itu sudah di angkat sehingga tidak berlarut larut lagi. Terus waktu pilgub Jabar, kubu agum gumelar juga sempat menyatakan tidak puas.

Saya coba berpikir berapa biaya yang dikeluarkan KPUD untuk pemilihan sampai 3 putaran begini. Pertama dari 5 jadi 2, terus pemilihan ulang. Nyampe ga satu TRILIUN?? Nyampe saya kira 🙄

Uang itu diambil dari mana? Asal pembiayaan itu dari rakyat kan? Pernah terpikir tidak bahwa sebenarnya rakyat terbebani?

Lalu apa gunanya pendeklarasian siap menang siap kalah pada waktu pengumuman cagub yang berhak ikut pemilihan? Kalau ternyata memang tidak siap kalah, tidak usah ikut pendeklarasian segala.

Waktu euforia obamania lagi melanda dunia, saya kagum pada McCain yang menyampaikan pidato KEKALAHAN. Ingat PIDATO KEKALAHAN. Dia menyerukan pemilihnya untuk mendukung pemerintahan presiden terpilih dan bersatu untuk mengatasi krisis yang melanda Amerika.

Saya menunggu politisi Indonesia yang menyampaikan pidato seperti ini.

Dalam setiap kompetisi, pasti ada yang menang, pasti ada yang kalah.

Tapi bagimana cara kita membudayakan kalah itu sebagai bagian dari kompetisi?

Posted by: zeetea | January 29, 2009

M – WORD

M – word 🙂
Fungsi friendster (dan facebook) adalah jejaring sosial yang menghubungkan orang orang yang kita kenal, mau kita kenal, dan fungsi lainnya yang termasuk mengetahui kabar2 orang tersebut.

Setiap habis wisuda, fotonya di pajang.
Yang double statusnya, dipajang juga.
Foto perkembangan anak dipajang juga.
Pre wed dan pernikannya di pajang juga.

Nah hal terakhir inilah yang paling sering saya lihat akhir akhir ni.
My friends is getting married. Yah walo ga deket2 amat sih, tapi ada di list friendster saya 🙂

Im just thinking… Siklusnya sama untuk yang perempuan: wisuda (kerja) nikah
_dikasih tanda kurung karena ada yang ngga lewat tahap itu_

apa maksud saya nulis ini?
saya ga nyangka aja waktu itu berjalan sedemikian rupa sehingga some people i know is getting married.
it means, saya yang ga beda jauh umurnya tipis ama mereka is expected to do so as well…

Inilah yang membuat saya campur aduk.
Karena saya bakal nambah umur.
And i just dont want to think about that M – word.
belum ada dalam list saya M – word itu.
sementara that M – word is happening in town!!
so bored to hear people “kamu kapan??” “kasih ibunya cucu dong…” blablabla….

apakah M – word itu satu2nya hal yang akan membuat hati kita bahagia?
apakah M – word itu satu2nya hal yang akan membuat orang lain senang?

Posted by: zeetea | January 29, 2009

Susu Cap Beruang

Samar – samar dalam kondisi yang rada menyedihkan, tergolek lemas di ranjang, asisten di rumah menaruh sesuatu di meja. Saya berbalik untuk melihat apa itu.

Susu kaleng. Oh. Benak ini langsung mengasosiasikan susu kaleng itu dengan seseorang.

Aneh sekali. Sama seperti kita mengasosiasikan kalo api itu panas, es itu dingin. Bedanya saya mengasosiasikan susu kaleng tadi dengan subyek, bukan kata sifat.

Seseorang yang DULU saya kenal, ketika sakit menolak minum obat jenis apapun dan lebih suka membiarkan sakit berlalu begitu saja.Dia juga menolak makanan jenis apapun kecuali bubur ayam tanpa kedelai dan daun2 ijo – tanpa seledri ama daun bawang maksudnya –  dan tentu saja susu kaleng tadi. Entah apa enaknya susu kaleng tersebut karena menurut saya rasanya hambar, tapi ybs suka sekali.

Sekarang saya, yang lagi kurang sehat, tiba2 dibawakan susu kaleng ini, spontan saya ingat ybs.

Kalo ditanya apa saya ingat wajahnya? Tidak, hanya samar – samar. Untuk mengingat lebih jelas saya perlu membuka file2 lama di CD2 data saya.

Bagaimana perasaan saya ketika mengasosiasikan susu kaleng ini? Tidak ada. Sejujurnya perasaan saya persis seperti kita mengingat api dan es tadi. Spontan saja otak ini langsung berpikir. Api itu panas. Es itu dingin. Susu kaleng itu ybs.

Sayang sekali, komunikasi kami tidak berjalan dengan baik. DULU saat saya mengenalnya, dia salah satu sahabat saya. Yang mengenal saya dengan baik dan selalu membuat saya tersenyum dan bahagia. Itu DULU sebelum saya dan atau dia berubah. Yang mana saja antara itu, yang jelas ada yang berubah. Semoga hidupmu tentram dan damai sekarang 🙂

Lama sesudah itu, ketika pengaruh obat mulai merayapi saya dan menjalankan tugasnya, benak ini tergelitik bertanya : apakah ybs juga secara spontan mengasosiasikan saya dengan sesuatu?

Yang itu kawan, saya mungkin tak akan pernah tahu jawabnya.

Posted by: zeetea | January 29, 2009

Maryamah Karpov

Di http://www.forumbebas.com  tempat dimana saya berhabitat muncullah resensi maryamah karpov. Karena saya belum baca dan takut spoiler, saya keesokan harinya bergegas ke gramedia – mumpung hari ga hujan – untuk membeli maryamah karpov dan komiknya si kambingjantan.  Sesorean saya membaca dua buku ini.

Sebelumnya biarlah saya berbicara sedikit tentang 3 buku pertama. Katanya buku pertama yang legendaris itu, adalah pengalaman pribadi sang pengarang. Dan menurut pengalaman selama membaca buku, which is seumur hidup, saya belajar satu hal ketika membaca, dont trust anything like this. Biasanya ada bagian yang di dramatisir, dan seringnya dikaburkan oleh pengarang. Jadilah saya membaca buku tersebut layaknya membaca novel biasa, regardless the inspiration behind that. Begitu juga dengan dua buku sesudahnya.

Uda – panggilan sayang 😛 untuk member FBI yang nulis resensi ini – menuliskan semua keanehan yang menurut beliau berjumlah 8. Intinya beliau yang juga membaca 3 buku sebelumnya, merasa kecewa dengan yang dilakukan Andrea Hirata. Lengkapnya tulisan beliau ini, silahkan cek link blog saya, klik enter forum di paling bawah sekali, setelah itu cari room gado gado chit chat.

Inilah perspektif  saya tentang Maryamah Karpov. Cover bukunya bertuliskan “Mimpi – Mimpi Lintang: Maryamah Karpov” sebuah NOVEL. Oke, catat ya, NOVEL. Underlined and bold that!! Berarti perspektif saya membaca 3 buku sebelumnya sudah benar. Sejujurnya, saya TIDAK pernah berpikir bahwa SELURUH isi buku sebelumnya adalah FAKTA.  Ini  cuma novel, mungkin memang ada beberapa hal/orang/pengalaman/ yang nyata dalam buku ini yang berkaitan langsung dengan Andrea.  Bagi saya itu tidak masalah, lagipula hampir semua penulis memasukkan pengalaman pribadi mereka dalam karangan mereka.  

Zeetea  1 ( ZT = Zee Thought :P) 

Mozaik2  awal bercerita tentang sewaktu AH (Andrea Hirata)menghadapi ujian tesis dan lain2 peristiwa yang mengikuti setelahnya. Ini menurut saya masuk akal karena bab2 terakhir Edensor menceritakan tentang kepindahan dia ke Inggris untuk mengikut Prof. Turnbul supervisor tesisnya. Karena kejadian inilah ia akhirnya menemukan Edensor. Jadi saya rasa pantas Andrea memulai dengan hal ini, ketimbang cerita tentang A Ling yang setelah mencari sampai ke ujung dunia tidak ia ktemukan. Dalam hal ini saya berpendapat, AH sudah patah arang sehingga lebih fokus pada hari2 terkahirnya di Sorbonne, toh dia sudah menemukan Edensor peninggalan A Ling.

Zeetea 2

Mozaik2 berikutnya menceritakan tentang AH yang pulang kampung ke Gantong lalu jadi “pengangguran paling intelek  di Pantai Timur Belitong (Mozaik 21, hal 127)”. Kenapa dia lulusan Sorbonne, cumlaude tidak dapat pekerjaan?? Pada mozaik 7 (hal 39) saya kira saya menemukan jawabannya “bersuka cita sejadi jadinya sebelum nanti terjerat lagi rutinitas dunia kerja ” . Versi AH tentang bersukacita sejadi jadinya adalah mereguk madu sebanyak2nya di kampung halamannya (istilah madu digunakan dalam mozaik 5 dan mozaik 19 hal 111). Walau saya rasa AH ingin bekerja, tapi jauh dilubuk hatinya, rasa rindu terhadap Gantong dan segala dinamika sosiologis di dalamnya mengalahkan semua hal.

Zeetea 3

Mengapa AH menceritakan orang2 dikampungnya? Saya kira memang itulah pekerjaan yang akhirnya ia lakukan setelah jadi pengangguran paling intelek. Setelah fasih membaca raut muka Ayahnya (mozaik 15 hal 90)bukan tidak mungkin kemampuan observasi tentang hal hal disekelilingnya terasah tajam. Menurut saya kalau dia kembali menceritakan A Ling dan atau Laskar Pelangi, maka sayalah orang pertama yang akan membanting maryamah karpov karena BOSAN. Kayak ga da hal lain yang bisa diceritain. Hidup AH bukan melulu soal A Ling dan Laskar Pelangi bukan?? Dinamika sosiologis orang Belitong ini cukup menarik untuk disimak. Dan saya menghabiskan sesorean tertawa sampai berlinang2 air mata dan sakit perut yang tak tertahankan ketika membaca mozaik 22-23 terutama mozaik 28 *Bujang Lapuk yang Tinggal dengan Ibunya* Oh Lord,,,, what a humor!!! 😀 😀

Zeetea 4

Cerita judul, saya sudah bisa menebak dari buku Edensor, Maryamah Karpov yang dimaksud adalah orang yang ditolong Ikal dan Arai agar Nurmi, anaknya, tidak jadi menjual biolanya. Dibelakang sampul Edensor cover Maryamah Karpov kan sudah di pajang, dari situlah saya menarik kesimpulan. Ya, sejujrunya saya memang heran, kaena cerita Cik Maryamah yang mengajarkan langkah2 catur karpov hanya 2 baris saja (mozaik 38 hal 240). Lalu apa peran pentingnya? Mungkin itu ada di Nurmi, setelah Ikal seharian membuat perahu yang notabenenya ia sendiri sangsi apakah ia akan sanggup menyelesaikannya. Ikal kemudian, menurut saya, menambah rasa PD dengan membuktikan apakah ia sanggup memainkan biola Nurmi, kalo sanggup maka ia pun mampu menyelesaikan perahu itu.

Zeetea 5

Banyak keanehan yang muncul setelah itu, kata yang nulis resensi, cara reuni AH dengan laskar pelangi, A Ling yang  ternyata ketemunya di Pulau Batuan deket Belitong sono setelah dicari ampe ke Eropa dan Afrika, bagaimana ceritanya A Ling ada disana apa kabarnya de el el yang menyangkut itu dikisahkan hanya dalam dua baris. Pembaca fanatik sebenarnya menginginkan cerita pertemuan tentang A Ling dan Ikal yang lebih mengharu biru setelah dibuai sedemikian rupa denga kisah cinta yang begitu panjang – ampe 3 buku sendiri! –   

Zeetea 6

Kekesalan si Uda memuncak ketika AH diminta A Ling mencurinya dari pamannya. Yang berarti lamar lah ia. AH kemudian minta izin bapaknya dan,,,, yang sudah baca ceritanya tau kan…

Mencak2 dia “Cuma 3 halaman pendek doank,,, kirain bukunya ada yang robek ampe di bolak balik segala….!! Nila sebelanga di kasi susu setitik tetap aja nila!!”

Saya tertawa setelah selesai membaca resensi si Uda. Well,, Bukan dia saja. Saya tahu banyak yang menyatakan kekecewaannya. Saya bukannya tak memahami kekecewaan orang lain tentang maryamah karpov, tapi saya kira kita harusnya menikmati saja baris demi baris sebuah buku.

Satu yang saya tahu pasti dengan andrea hirata: dia mampu membuat saya tertawa, baris demi baris. Cara dia menceritakan sesuatu itu apa adanya, sangat simple pas sekali dengan selera saya. Bahkan mungkin yang ga lucu di mata orang lain, lucu dimata saya. Saya merasa  jauh lebih baik setiap selesai membaca buku tersebut,BUKAN karena termotivasi untuk jadi lebih baik seperti yang dikisahkan orang orang lain tentang Laskar Pelangi. Saya bahagia karena Andrea mampu menyentuh kotak tertawa saya. Dan fungsi tertawa yang paling penting adalah penghilang stress. Itu lho, seperti yang klub tertawa yang banyak didirikan orang orang.

Buku itu menurut saya ada untuk dinikmati. Bukannya dianalisis ampe jauh begini. Dari dulu sampai sekarang buku adalah sumber penghiburan saya. Makanya sehabis baca buku saya ga pernah mempermasalahkan keanehan2 dalam ceritanya.

Kan saya sudah terhibur.

Itu sudah cukup.

Posted by: zeetea | January 29, 2009

Menghitung Infotainment

Pagi pagi gw seringnya bangun jam 5an lewat, ngulet dikit, ambil remote terus idupin tipi. Hal pertama yang gw cari berita dulu, biasanya gw nonton sctv, ganti metro, tuker ke anteve, rcti, diakhiri ke tv one *pinter mereka ngatur jadwalnya, cuma tvone yang beritanya mpe jam 8* tipi lain kalo menurut gw kayaknya sih kepagian mengakhiri jadwal siaran.

Anyway,,,biasanya abis berita program berikutnya yang muncul tak lain dan tak bukan adalah : INFOTAINMENT.

Sampai jam 8 – 12 saja, hampir semua stasiun tivi minimal sudah menayangkan dua infotainment, dan biasanya hampir berbarengan jadwal siarannya.

Nih gw kasih listnya:

  1. transtv: insert pagi, insert siang
  2. tpi: kassel, go show
  3. indosiar: kiss
  4. anteve: espresso
  5. rcti:go spot
  6. sctv: was was, halo selebriti
  7. global: selebrita,
  8. tvone: ekotainment
  9. trans 7: i gosip pagi, siang

 

Jadi minimal sampai jam 12 lo udah nyaksiin 10 – 11 program infotaiment, kalo ditambah lagi mpe sore…gw dah kagak bisa ngitung lagi!!

Ironisnya, di salah satu stasiun tipi diatas, program infotaiment TEPAT disiarkan SETELAH acara DAKWAH. :confused:

Lama kelamaan gw melihat masyarakat kita secara tidak langsung dididik untuk ikut memberikan perhatian lebih kehidupan orang lain (baca: public figure, selebriti, artis, you name it yourself….)

Hal ini mengalihkan perhatian masyarakat pada hal hal yang benar terjadi sekitar kita.

Yang menurut gw jauh membuat masyarakat yauh lebih pinter, menggunakan nurani untuk hal yang lebih penting daripada sekedar soal mayang sari

Miris hati gw..

Dan ga cuma infotaiment aja, sinotran ga jelas dengan judul satu kata aja berturut turut setiap hari, satu stasiun bisa nayangin mpe 3 sinetron striping!!

Baca post gw yang dulu ga? Cerita gw tentang tipi gw mati suri sepanjang hari itu benar adanya, pokoknya kalo program berita dah habis gw matiin tu tipi.

 

Gw takut.

Gw takut kalo hati, akal dan pikiran gw di bodoh2i sama program yang menurut gw ga ada nilai edukatifnya.

Gw udah bodoh dalam beberapa hal, masa mau lebih bodoh lagi?

Gw prihatin sama nasib bangsa ini. Kalo program tivi begini terus, kita jadi bangsa yang akan lebih perduli pada hidup orang lain (baca: public figure, selebriti, artis, you name it yourself….).

Jadi bangsa yang ujungnya nyalahin orang lain dan ga mampu berkaca pada diri sendiri.

Gw liat setiap program berita pasti nanya pendapat masyarakat. Hampir semua masyarakat menyalahkan pemerintah. Dan cuma itu yang mereka tahu. Bahwa hidup mereka susah salah pemerintah.

Tidakkah mereka tahu usaha usaha pemerintah agar mereka tidak susah?

Tahukah masyarakat bahwa pemerintah kadang kadang di obok obok ma badan legislatif sehingga penyelesaian jadi berlarut larut di tangan para anggota dewan tersebut sementara uang rapat mereka ngalir terus.

Kenapa ga tahu?

Karena di tivi hal semacam ini tidak begitu penting. Ratingnya kecil. Jadi mending ga usah ditayangin.

Program berita pun melulu berisi kenegatifan yang luar biasa terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial negara ini.

Ga pernah baca THE SECRET apa orang orang penyiaran ini??

LAW OF ATTRACTION people!!!!

Makanya negara ini jadi begini,, lo orang pade kebanyakan nyiarin hal hal negatif, ngajak masyarakat mikir negatif terus. Apa jadinya 200juta orang berpikiran negatif??

Ya mendatangkan hal yang negatif pula.

Oh lupa, mereka juga menayangkan kuliner, dua menit sebelum siaran usai.

Bagi gw, yang penting pemerintah sudah mencoba BERUSAHA dan tidak berpangku tangan. Dan gw mau pemerintah tahu, kalau gw tahu, mereka sudah berusaha,

SAY NO TO PROGRAM PEMBODOHAN BANGSA!!!!

Posted by: zeetea | January 6, 2009

Film Hollywood versi Jawa

a. Enemy at the Gates – Musuhe Wis Tekan Gapuro
b. Die Another Day – Modare Ojo Saiki
c. Die Hard – Matine Angel
d. Die Hard II – Matine Angel Tenan
e. Die Hard III With A Vengeance – Kowe Kok Ra Mati-Mati To?
f. Die Hard IV (Die) – Jan Tenanan, Arep Mati Kok Angel Tenan
g. Bad Boys – Bocah-Bocah Elek
h. Catwoman – Kucing Wedok
i. Man of Fire – Wong Lanang Kesumuken
j. No Way Back – Ora Iso Mulih (kesasar to?)
k. Just Married – Mantenan
l. Red Eye – Matane Abang (klilipan opo?)
m. Casino Royale – Togel Akeh Duite
n. The Hoax – Ngapusi
o. Harry Potter – Harry Dodol
p. Pot Lost in Space – Ilang Neng Awang-awang
q. X-Men – Wong Lanang Saru
r. X-Men 2 – Wong Lanang Saru Tenan
s. Cheaper by the Dozen – Tuku Selusin Luwih Murah
t. Paycheck – Kasbon
u. Independence Day – Pitulasan
v. There is Something About Marry – Meri Ono Apa-Apane
w. Silence of the Lamb – Wedhuse Mutung
x. All The Pretty Horses – Jarane Ayu-Ayu
y. Planet of the Apes – Planete Wong Apes
z. Gone in Sixty Second – Minggat Sakcepete
aa. Original Sin – Dosa Tenanan
ab. The Abyss – Entek-Entekan
ac. Deja Vu – Pangling
ad. Seabiscuit – Klethikan Neng Laut
ae. Terminator – Terminal Montor
af. How To Lose A Guy in 10 Days – Piye Carane Megat Lanangan Mung 10
Dino
ag. Lord Of The Ring – Pedagang Akik
ah. Deep Impact – Ngantem Njero
ai. Million Dollar Baby – Babi Regone Sayuto
aj. Blackhawk Down – Manuk Ireng Kenek Bedhil
ak. Saving Private Ryan – Ngelesi Privat Mas Ryan (pancene goblog
tenan opo?)
al. Gone With The Wind – Wes Ewes Ewes, Bablas Angine
am. Because I Said So – Dikandani Kok Ngeyel Temen Sih
an. Superman – Gatot Koco

IRONMAN – Pedagang besi tua

WANTED = Sampeyan Digoleki
Hancock = Han koen jhancuk
Vampire Diary = Catatan Setan
Hellboy = Anake neroko
Under the Sea = Kelelep
Breathing Room = Megap-megap ning kamar
Normal = Ora edan
Beauty & The Beast = Aku ayu lha koen khoq elek
Shoot Em Up = Meneng wae cangkemmu

 

wakakakak… :))

Posted by: zeetea | January 6, 2009

kok ganti?

blog sebelumnya: zeetea.wordpress.com juga merupakan kumpulan tulisan blog sebelumnya kan?

tapi sayang ga teratur tanggal postingannya..

yang ini: yujitea.wordpress.com udah sesuai tanggal postingannya 🙂

mulai sekarang blog resmi saya adalah yang ini 🙂

ntar yang itu saya hapus saja 🙂

Older Posts »

Categories